Dalam beternak perkutut tentunya kita mempunyai tujuan hasil yang ingin dicapai. Dalam menentukan target harus berdasarkan pada modal yang kita miliki yaitu kualitas indukannya. Dari hasil pantauan lebih dari 50 pasangan perkutut dari farm sendiri dan bird farm kawan-kawan, didapatkan kenyataan bahwa hasil yang didapatkan 95 % diturunkan dari kedua induknya (bukan dari darah, kakek/nenek ataupun paman tetapi dari kualitas individu), hal ini sesuai dengan metode yang dipakai oleh breeders berbagai macam hewan maupun ternak di dunia yang menganut metode pemilihan indukan berkualitas (individual selection) dan bukan family selection atau blood line selection.
Metode ini mempunyai tingkat kemelesetan yang jauh lebih rendah dibandingkan metode family dan blood line selection.
Selain indukan yang berkualitas, juga diperlukan crossing yang tepat yaitu pemilihan indukan yang jantan dan betinanya memiliki suara yang cocok, yang mempunyai kombinasi yang baik yang mungkin diturunkan kepada anak-anaknya.
Metode ini mempunyai tingkat kemelesetan yang jauh lebih rendah dibandingkan metode family dan blood line selection.
Selain indukan yang berkualitas, juga diperlukan crossing yang tepat yaitu pemilihan indukan yang jantan dan betinanya memiliki suara yang cocok, yang mempunyai kombinasi yang baik yang mungkin diturunkan kepada anak-anaknya.